Optimalkan Kinerja Loading WordPress Dengan Menghapus Post Revisi

Mengoptimalkan kinerja loading WordPress adalah sebuah keharusan bagi setiap WordPresser atau Blogger. Saya rasa bukan hanya blog CMS WordPress saja, setiap blog atau websitepun kinerja loadingnya harus dioptimalkan. Optimal disini maksudnya kecepatan WordPress menjadi lebih baik atau meningkat/cepat. Karena konon katanya jika blog bisa diakses dengan cepat, maka akan bersahabat dengan mesin pencari. Itu artinya blog akan lebih SEO Friendly. Jadi tidak ada sebuah alasan lagi untuk optimalkan kecepatan loading WordPress adalah wajib hukumnya.

Baca Juga :Elfast Speaking Kampung Inggris

                     Rental Mobil Jogja Murah

         Obat Herbai Asli Canada

         Obat Herbal Asli USA

         Belajar android Studio Di Jakarta

Analisa Saham

 

Dan untuk lebih mengoptimalkan kinerja loading WordPress sebetulnya banyak cara yang harus ditempuh. Jika dibahas semuanya disini mungkin kepanjangan. Diantaranya adalah mengoptimalkan gambar, melakukan enable keep alive, menghindari penggunaan terlalu banyak plugin yang kurang sedikit manfa’atnya, menghapus post revisi, dan lain-lain. Dan disini saya akan membahas bagaimana cara optimalkan kecepatan WordPress dengan menghapus post revisi.Kinerja loading WordPress yang cepat selain memberi kenyamanan bagi pengunjung blog, dan juga kecepatan blog mempunyai pengaruh positif bagi server hosting.

Jika kuota bandwith hosting sangat minim seperti blog ini, maka Anda perlu melakukan untuk menghapus post revisi. Post revisi ini muncul secara otomatis, yaitu ketika kita sedang membuat artikel maka WordPress akan menyimpan otomatis setiap langkah perubahan pembuatan artikel ke dalam database (auto save).Fitur auto save ini adalah salah satu kelebihan CMS WordPress, karena dengan adanya sistem auto save kita tidak perlu khawatir lagi jika kita sedang membuat artikel tiba-tiba aliran listrik mati seketika. Karena nanti kita akan menemukan artikel didalam database auto save tersebut (draft/konsep).

Namun sayangnya, jika artikel-artikel post revisi ini jika dibiarkan terus menerus maka akan menjadi beban server. Efeknya akan memberatkan loading WordPress dengan adanya post revisi terlalu menumpuk. Maka langkah bijaknya, segera kita lakukan untuk menghapus post revisi tersebut jika memang kita sudah tidak memerlukannya lagi.

Bagaimana Cara Optimalkan Kinerja Loading WordPress Dengan Menghapus Post Revisi?

Untuk menghapus post revisi ini kita bisa menggunakan plugin. Salah satu plugin yang direkomendasikan dan sudah diuji kehandalannya untuk menghapus post revisi adalah plugin WP-Optimize. Dengan plugin WP-Optimize bukan hanya mampu menghapus post revisi yang tersimpan di database saja. Selain post revisi, plugin WP-Optimize ini mampu menghapus :

  1. Konsep Otomatis (auto draft) komentar, halaman, dan artikel;
  2. Tulisan yang terdapat di kotak sampah (trash) seperti komentar, halaman dan artikel;
  3. Komentar sampah atau komentar SPAM;
  4. Komentar metadata;
  5. Komentar metadata Akismet, khusus bagi pengguna plugin Akismet;
  6. Komentar yang tidak disetujui.

 

Dengan melihat fitur-fitur yang ditawarkan oleh plugin WP-Optimize ini maka sayapun menggunakannya. Cara mengoperasikannyapun sangatlah mudah, pertama install plugin WP-Optimize dengan download di web resminya. Atau bisa juga melakukan pencarian plugin di wp-admin dashboard tepatnya di menu plugin.

Cara Menggunakan Plugin WP-Optimize

Setelah menginstall plugin WP-Optimize dan mengaktifkannya, nanti dideretan menu wp-admin akan ada sebuah menu baru dengan nama WP-Optimze. Untuk menghapus post revisi dan lain-lain Anda tinggal klik menu tersebut.

Plugin WP-Optimize tidak banyak yang harus disetting. Yang terpenting pada bagian Clean-up options Anda harus mencentang bagian-bagian mana yang akan dihapus nantinya. Jika saya menyetting seperti gambar dibawah ini :

Plugin WP-Optimize tidak bekerja otomatis, artinya kita harus melakukannya secara manual untuk menghapus post revisi dan lain-lain. Yaitu dengan cara klik pada bagian Actions > PROCESS. Hal ini dilakukan setiap kita selesai membuat artikel, atau setiap haripun tidak menjadi masalah. Justru akan semakin bagus jika kita melakukan sesering mungkin menghapus file-file atau tulisan sampah.

Mungkin hanya itu saja tulisan tentang cara optimalkan kinerja loading WordPress dengan cara menghapus post revisi / auto save. Diharapkan ada manfa’atnya bagi yang membutuhkan.